Kaleidoskop 2023: Rangkaian Besar Berpacu Perbarui Fitur
Jakarta – Pelbagai platform digital sosial media maupun aplikasi mobile perpesan, memunculkan layanan terbaru mereka selama satu tahun ini. Tempo sudah merangkum tiga platform digital yang digunakan semakin maju dengan ciri terbarunya pada Kaleidoskop 2023, di area mulai dari Telegram hingga Twitter atau X.
Fitur Dunia Pers Tersembunyi Telegram
Telegram tak mau kalah dengan kompetitor utama aplikasi mobile pesan, WhatsApp. Telegram mengumumkan banyak pembaruan untuk fitur-fiturnya di dalam 2023. Tujuan pembaruan ini disebut-sebut untuk memanjakan penggunanya di sejumlah hal, teristimewa untuk mengirim instruksi lalu grup.
Pembaruan fasilitas Telegram di dalam 2023 yang dimaksud memperkuat untuk menyembunyikan teks di pesan. Saat ini pengguna juga dapat menyembunyikan foto juga video di dalam bawah lapisan buram yang digunakan bersinar. Penerima cuma perlu mengetuknya sekali untuk bisa jadi membaca isinya. Fitur pembaruan ini disebut Telegram dengan nama media tersembunyi.
Selain itu, pada 2023 Telegram juga bisa saja digunakan dengan memakai penyimpanan nol. User dapat menghapus media serta dokumen dari penyimpanan perangkat serta mengunduh ulang dari cloud kapanpun pengguna mau.
Ukuran cache maksimum juga bisa jadi diatur oleh Telegram di dalam 2023 ini, sebab dengan adanya pembaruan layanan menghasilkan penghapusan item secara otomatis bisa saja dilakukan, teristimewa jikalau diatur menggunakan waktu atau kriteria tertentu.
Munculnya Twitter Swipe
Setelah diambil alih oleh Elon Musk, media media sosial Twitter semakin mengembangkan aplikasinya dengan menambahkan berbagai ciri tambahan untuk memudahkan para penggunanya. Salah satu yang digunakan menyita perhatian pengguna perangkat lunak berlogo burung biru yang dimaksud adalah fasilitas terbaru Twitter Swipe.
Fitur terbaru Twitter Swipe memungkinkan para penggunanya untuk swipe atau menggeser lini masa guna beralih ke berbagai tampilan, seperti tweet yang tersebut direkomendasikan dan juga diikuti, tren topik, kemudian lain sebagainya.
Alasan Elon Musk menciptakan ciri ini adalah agar halaman linimasa utama dapat melakukan pergerakan swipe ke samping dengan mudah. Pada ciri tersebut, akan ditampilkan topik yang mana sedang tren, topik teratas, topik terbaru, kemudian topik yang dimaksud pengguna ikuti.
“Navigasi baru Twitter akan hadir pada bulan Januari yang memungkinkan pengguna menggeser ke samping untuk beralih antara tweet yang dimaksud direkomendasikan dan juga diikuti, tren, topik, dll,” tulis Elon Musk di area akun Twitternya.
Sehingga, fasilitas terbaru Twitter Swipe dapat memungkinkan pengguna untuk bisa saja bertukar linimasa yang dimaksud menampilkan tweet terbaru secara berurutan hanya saja dengan aksi swipe atau tanpa perlu mengetuk ikon bintang pada sudut kanan berhadapan dengan layar.